Oli
Oli-oli yang kami jual dijamin asli dan bersumber dari dealer Honda resmi.
Last updated
Oli-oli yang kami jual dijamin asli dan bersumber dari dealer Honda resmi.
Last updated
Oli Oli mencakup oli mesin, oli transmisi, oli power steering dan minyak rem
Oli mesin Diawali dengan part number: 08234 Oli mesin yang kami sediakan adalah 1. 0W20SN Gold ukuran 4L dan 1L 2. 5W30SN Blue ukuran 4L dan 1L 3. 10W30SN Green ukuran 4L dan 1L 4. 0W20SN Turbo ukuran 4L
Oli transmisi Diawali dengan part number: 08267,08268,08269 Oli transmisi yang kami sediakan adalah 1. CVTF 2. HCF2 3. ATFZ1 4. MTF
Oli power steering Diawali dengan part number: 08285
Minyak rem Diawali dengan part number: 08203
Apa arti angka seperti 0W20SN dll? Sistem penamaan oli mesin seperti "0W10SN," "5W30SN," dan "10W30SN" mengacu pada standar viskositas dan kualitas oli. Mari kita pecah arti dari setiap kode ini:
Angka Pertama (0W, 5W, 10W): Angka ini mengacu pada viskositas oli mesin pada suhu rendah, diukur dalam derajat Fahrenheit (°F) atau Celsius (°C). Angka yang lebih rendah menunjukkan bahwa oli lebih mudah mengalir pada suhu rendah, yang penting saat Anda menghidupkan mesin di pagi hari atau dalam cuaca dingin. "0W" berarti oli memiliki viskositas terendah pada suhu rendah, diikuti oleh "5W" dan "10W."
Angka Kedua (10, 30): Angka ini mengacu pada viskositas oli mesin pada suhu tinggi, juga diukur dalam derajat Fahrenheit (°F) atau Celsius (°C). Angka yang lebih tinggi menunjukkan bahwa oli lebih tebal atau lebih kental pada suhu tinggi, yang penting saat mesin beroperasi dalam kondisi panas. "10" dan "30" adalah contoh tingkat viskositas pada suhu tinggi.
Huruf (S, N): Huruf ini menunjukkan spesifikasi kualitas dan performa oli mesin sesuai dengan standar industri. Pada contoh-contoh yang Anda berikan, "SN" mengindikasikan bahwa oli tersebut memenuhi spesifikasi dan uji kualitas yang ditetapkan oleh American Petroleum Institute (API) untuk kategori SN. Setiap huruf kategori baru menunjukkan peningkatan dalam teknologi perlindungan mesin dan efisiensi bahan bakar.
Jadi, "0W10SN" berarti oli ini memiliki viskositas rendah pada suhu rendah (0W), viskositas sedang pada suhu tinggi (10), dan memenuhi standar kualitas API kategori SN. Begitu juga dengan "5W30SN" dan "10W30SN," dengan perbedaan pada tingkat viskositas pada suhu rendah dan suhu tinggi. Pemilihan oli yang sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan atau mesin sangat penting untuk menjaga kinerja dan umur pakai mesin.
Apa saja yang sebaiknya diganti bersama? Filter oli
Bagaimana cara tahu oli SN berapa yang cocok? Silahkan cek di buku manual
Apa efeknya jika pakai oli transmisi palsu?
Peningkatan Gesekan dan Aus: Minyak mesin berkualitas rendah mungkin kurang memiliki sifat pelumas yang memadai, menyebabkan peningkatan gesekan antara komponen mesin. Gesekan ini dapat menyebabkan kerusakan dan keausan prematur pada mesin, mengurangi umurnya.
Kinerja Mesin Buruk: Minyak mesin yang buruk mungkin tidak mampu menangani suhu dan tekanan tinggi dengan efisien. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kinerja mesin, efisiensi bahan bakar yang berkurang, dan penurunan daya mesin secara keseluruhan.
Pengendapan dan Pembentukan Lumpur: Minyak mesin berkualitas rendah mungkin mengandung kotoran yang dapat menyebabkan pembentukan lumpur dan deposit di dalam mesin. Lumpur ini dapat menyumbat bagian-bagian vital mesin, seperti saluran minyak, menyebabkan aliran minyak yang berkurang dan pelumasan yang tidak memadai.
Peningkatan Panas: Minyak yang tidak memadai tidak hanya melumasi tetapi juga membantu mendinginkan mesin. Ketika sifat pendinginan terganggu, mesin bisa overheat, menyebabkan kerusakan potensial.
Efisiensi Bahan Bakar Menurun: Minyak mesin yang tidak memberikan pelumasan yang optimal dapat menyebabkan peningkatan gesekan dan, akibatnya, penurunan efisiensi bahan bakar. Mesin harus bekerja lebih keras, mengonsumsi lebih banyak bahan bakar untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
Apa efeknya jika pakai oli mesin palsu?
Masalah Pergantian Gigi: Cairan transmisi berkualitas rendah mungkin tidak memiliki viskositas atau aditif yang tepat untuk memfasilitasi perpindahan gigi yang lancar. Ini dapat menyebabkan pergantian gigi yang kasar, gesekan gigi, dan kinerja transmisi yang buruk secara keseluruhan.
Overheat: Cairan transmisi yang tidak memadai dapat menyebabkan overheat pada sistem transmisi. Overheat dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen internal dan mengakibatkan perbaikan yang mahal.
Masalah Kopling: Untuk kendaraan dengan transmisi manual, cairan transmisi berkualitas rendah dapat mempengaruhi kopling, menyebabkan kesulitan dalam pergantian gigi.
Peningkatan Aus: Cairan transmisi berfungsi sebagai pelumas dan pendingin untuk berbagai komponen transmisi. Menggunakan cairan yang buruk dapat menyebabkan peningkatan keausan pada gigi, bantalan, dan bagian internal lainnya.
Kegagalan Transmisi: Penggunaan cairan transmisi yang tidak sesuai atau berkualitas rendah dalam jangka waktu lama akhirnya dapat menyebabkan kegagalan transmisi, memerlukan perbaikan yang ekstensif atau bahkan penggantian seluruh sistem transmisi.